"Rudi" nama yang diharapkan untuk jadi orang besar



Oke,,,emmh sebelumnya trima kasih ya udah nyempatin berkunjung ke blog saya J
Perkenalkan nama saya Rudi, lengkapnya Rudi hartono, nama itu diberikan oleh kedua orang tuaku ketika hadirnya seorang anak laki-laki kedalam suatu keluarga. Aku tidak begitu tau apa arti dari nama yang diberikan oleh kedua orang tuaku itu, aku hanya perna mendengar ayahku mengatakan bahwa namaku berakhiran huruf “o” adalah nama yang diharapkan untuk jadi orang besar seperti layaknya nama kedua presiden Indonesia “Sukarno” dan “Suharto”, karena saat itu, presiden Suharto masih menjabat sebagai seorang presiden yang sangat dibanggakan & Sukarno sendiri adalah presiden pertama indonesia yang berjuang dan memerdekakan Indonesia dengan proklamatornya. Mungkin hanya itu yang aku tau dari arti namaku J.
                Ketika umurku 16 tahun, aku sempat belajar di sekolah menengah atas yang berada di kota kecil di pulau Sumatera, disitulah aku banyak belajar dan mengerti apa yang harus ku perbuat untuk masa depan. Tepat pada tahun kedua, aku sangat tertarik untuk melanjutkan belajar ke negeri sakura, sehingga aku sangat termotivasi  untuk belajar bahasa jepang. Aku tidak tau energi apa yang telah merasuk kedalam semangatku  sehingga semangatku sangat besar untuk mewujudkan mimpiku itu, sehingga akhir masa sma, aku membuat nama kecilku menjadi “Rudi Azora”.  Azora adalah gabungan dari kata Aoi dan Sora yang artinya” langit biru”, itulah nama yang menggambarkan tingginya cita-citaku .J
                Sebagian orang mengatakan bahwa aku adalah anak  yang pendiam dan suka melamun. Hal tersebut aku akui, karena orang tuaku sendiri juga perna mengatakan hal itu kepadaku. Namun aku terus berusaha untuk menjadi pribadi yang ceria, aku  iri dengan teman-temanku yang selalu ceria dan senyum kepada semua orang. Tetapi aku sadar,  aku tidak mungkin menjadi orang lain diluar diriku, sehingga aku harus membatasi diri, berusaha sekuat tenaga, namun tetap menjadi diriku. J
                Setelah menyelesaikan SMA, aku mendaftar beasiswa untuk kulia di negeri sakura, namun nasib baik belum berpihak kepadaku, aku tidak lolos dan tidak jadi kulia diluar negeri seperti yang aku impikan. Tapi aku bersyukur karena aku masih dapat kulia di universitas negeri yang terkenal di tanah pelajar Indonesia tercinta. Itulah diriku, yang mencobah berkerja keras untuk raih cita-cita namun selalu bersyukur dengan apa yang didapatkan J

Belajar Bahasa Jepang itu penting”


Di erah globalisasi ini, dengan berkembangnya teknologi informasi menyebabkan hubungan antara Negara tidak lagi dibatasi oleh batas negara. Hadirnya berbagai macam alat komunikasi menyebabkan interaksi antara individu maupun kelompok semakin mudah. Banyak cara untuk berkomunikasi dengan orang yang berada diluar batas negara. Selain pengaruh teknologi, banyak juga yang mengharuskan seseorang yang berasal dari negara asing untuk masuk ke dalam suatu negara baik untuk kebutuhan bisnis maupun hanya sekedar berwisata. Dengan kondisi tersebut mengharuskan kita untuk menguasai beberapa bahasa internasional agar dapat berkomunikasi dengan baik kepada orang-orang yang bersangkutan. Ada banyak bahasa yang sering dianggap sebagai bahasa internasional  salah satunya bahasa Jepang. Bahasa jepang merupakan bahasa internasional yang tidak kala pentingnya selain bahasa Inggris. Alasan pentingnya bahasa jepang sebagai bahasa yang dianggap bahasa internasional dikarenakan banyaknya industri terutama industry teknologi yang berasa dari negara Jepang. Sehingga menyebabkan penyebaran bahasa jepang berkembang pesat seperti industry teknologi negara tersebut. Selain itu banyaknya kerjasama antara negara jepang dengan banyak negara menyebabkan negara-negara tersebut menganggap penting bahasa Jepang agar bisa berkomunikasi dengan baik dengan orang-orang jepang.
Sebenarnya banya cara-cara menarik yang beberpa diantaranya terbukti berhasil dalam mempelajari bahasa jepang. Namun disini saya sedikit berbagi cara saya dalam mempelajari bahasa jepang agar tidak bosan dan tentunya mengasikkan. Berikut akan saya ceritakan beberapa cara menarik tersebut
Love Japanese
Mempelajari ilmu apapun jika dilandasi dengan rasa suka, saya pikir akan terasa mudah & menyenangkan, begitu juga dengan belajar bahasa Jepang.  Banyak orang yang tidak menyadari bahwah kekuatan utama dari metode belajar apapun jika tidak di landasi dengan rasa suka akan terasa sulit. Banyak hal yang dapat menstimulasi rasa suka kita terhadap bahasa Jepang, seperti menyadari manfaat yang akan kita peroleh jika kita menguasai bahasa jepang tersebut atau kita mempunyai alasan tersendiri yang akan mengangkat harga diri kita di lingkungan tempat kita berinteraksi. Alasan-alasan mengapa kita harus mempelajari bahasa Jepang tersebut tentunya akan menjadi motivasi  tersendiri bagi kita untuk memulai belajar.
Do everyting that have related with Japanese

Reading Japanese book such as japan’s magazine, manga or japan movie

Joke Mahasiswa


1. Ingin kuliah lancar? Minum VEGETA setiap hari.

2. Mau cepat ngerjain soal UAS ? Pake RINSO, kekuatan 10 tangan.

4. Sayangi IP-mu!! GARNIER.
...
5. Mahasiswa: Pak, katanya cuman 4 soal, kok ini jadi 5 | Satu lagi dari MAYORA.

6. Jawaban ujian bocor ? Pake NODROP, pelapis soal anti bocor.

7. PA (Pembimbing Akademik): nilai kamu kenapa C semua? | Mahasiswa: saya minum UC1000, mengandung 100% nilai C.

8. Skripsi mampet? Ya DIAPET.

9. Skripsi BAB 4 trsendat? Minum VEGETA HERBAL, BAB lancaaaar.

10. Dipanggil KaJur karena bermasalah? SARIWANGI, mari nge-teh, mari bicara.

11. Maaf bapak telat | Emang darimana pak? | Dari TELKOMSEL.

12. Ini jawaban punya siapa? | Punya INDOSAT.

13. IP turun? Jangan khawatir, Pake KOZUI SLIMMING SUIT, mengencangkan IP sehingga naik 2 cm.

14. Kamu habis UAS ya? | Enggak kok, cuma pake shampoo.

15. Maaf pak boleh bicara sebentar? | Bicara 30 menit hanya bayar 6 menit.

16. UAS dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin.

17. Eh, ada gak sih yang lebih bagus dari pak X kalo ngasih nilai? | Yang lebih bagus ? Yang lebih mahal, banyak.

18. (di ruang rektorat) A : Permisi, Pak Rektornya ada ? | B: Lagi keramas.

19. Mahasiswa cowok: Bu, kok nilai UTS saya cuma dapat 30 ? Kecil banget ? | Ibu dosen: karena cowok suka yang minim.

20. Dapet E ?! Enjoy Aja.

21. Dosen: kenapa milih saya jadi pembimbing kamu? | Mahasiswa: Ga ada loe ga rame!

22. Mengulang kuliah itu hal biasa, Life is Never Flat.

23. Dek, mau coba kerjain soal uas saya gak? | Gak ah Pak, buat anak kok coba-coba.

24. Rasanya tau dosen ga masuk itu, kaya ngebelah atmosfir berlapis-lapis, menuju rasi bintang paling manisss.

25. Kok suka banget sih duduk paling depan? | Ya dong, soalnya kursi ini anti kerut anti bocor.

26. Punya masalah dengan nilai UAS !| PEGADAIAN "mengatasi masalah tanpa masalah"

27. Dosen: Kenapa sih kamu kalo nulis skripsi kayak curhat begini? | Mahasiswi: karena wanita ingin dimengerti.

28. IP gue kecil banget, nih. Elo gimana? | Gede sih, tapi, rela bagi-bagi ?

29. Pikiran pecah-pecah gara-gara Skripsi? Ademkan dengan ADEM SARI.

30. Males kuliah dan bolos terus? STOP dengan ENTROSTOP.

31. Nilai saya 4 ! Mau seperti saya, berlatih keras dan makan sosis SO NICE!

32. Mau kuat waktu ditanya pas sidang skripsi? Pake MITO! Handphone nya Master Limbad.

33. Gak nyaman ngerjain UAS ? Pake aki GS ASTRA, nyamannya ekstra.

34. Ingin jawaban UAS berbobot? Minum L-Men! Trust me, it works.
Sumber : Dari Teman Facebook

Men"Jurnalistik"an Diri

Bagi sebagian orang mungkin tidak asing lagi ketika mendengar kata-kata “jurnalistik”. Namun pada kenyataannya masih banyak yang belum menyadari betapa pentingnya jiwa jurnalistik. Bahkan istilah jurnalistik pun kadang masih terdengar asing di telinga mereka. Ada beberapa alasan mengapa pentingnya jiwa jurnalistik bagi setiap individu. Contoh dalam kehidupan sehari-hari seperti mencatat materi pembelajaran yang didapatkan dari guru atau dosen disekolah, tanpa jiwa jurnalistik tentunya catatan yang dihasilkan oleh seorang murid akan sama gaya bahasanya dengan gaya bahasa yang disampaikan oleh gurunya. Hal tersebut dapat membuat kreatifitas seorang murid tidak bisa meningkat, tidak ada ide yang keluar dari diri pribadi murid tersebut. Lain hal-nya dengan murid yang mendengarkan gurunya dan mencatat materi yang didapatnya dengan menggunakan bahasa sendiri, tentunya hal tersebut akan meransang ide-ide kreatif dari seorang murud tersebut. Seorang murid yang menggunakan bahasa sendiri saat mencatat pembelajaran dari guruny, tentunya selalu memikirkan bagaimana ia mempresentasikan kata-katanya kedalam bentuk tulisan atau catatan agar sesuai dengan intisari materi yang ia dapatkan dari gurunya.

Menulis akan terasa sangat membosankan bagi sebagian orang yang belum terbiasa dengan kegiatan tersebut. Namun bagi kebanyakan orang yang sudah terbiasa melakukan pekerjaan tersebut, tentunya akan terasa menyenangkan bahkan tidak sedikit dari merekan yang menjadikan aktifitas tersebut sebagai hobi mereka. Beruntunglah bagi mereka yang mempunyai hobi menulis, karena banyak hal yang bermanfaat ketika kita suka menulis, seperti mengasa ketajaman ide pikiran. Mengapa dapat dikatakan menulis bisa meningkatkan ketajaman ide, karena dengan melakukan aktifitas menulis otak kita akan mencari ide-ide kreatif untuk dituangkan kedalam tulisan kita. Namun tenang saja bagi yang belum menyukai aktifitas menulis masih ada kesempatan kok untuk memulainya hehhee. Selain meningkatkan ketajaman ide, aktifitas menulis juga dapat meningkatkan kemampuan kita untuk berpikir sistematis. Dengan banyak menulis tentunya seseorang akan tauh bagai mana menyampaikan ide-ide yang ada, agar bisa dituangkan dalam tulisan secara sistematis agar mampu memberikan informasi yang mudah dimengerti oleh orang lain. Agar informasi yang kita tuangkan dalam tulisan kita bisa lebih informatif, tentunya urutan proses scenario tulisan harus tersusun rapih tidak meloncat-loncat apalagi melewatkan informasi yang seharusnya disampaikan.

Kedua manfaat menulis seperti yang dijelaskan diatas tentunya sangat berguna bagi kita untuk meningkatkan potensi diri dalam lingkungan kita. Seperti kemampuan mengeluarkan ide tentunya bagi seorang penulis atau istilah kreennya orang-orang yang berjiwa jurnalistik akan tidak asing lagi karena hal tersebut telah menjadi kebutuhan utama dalam menuangkan idenya ke tulisan yang ia tulis. Sebagai mahluk social tntunya dengan memiliki kemampuan mengeluarkan ide yang baik seseorang akan sangat dihargai dalam komunitasnya bahkan seorang pemimpin sendiri biasanya orang yang mempunyai ide-ide cemerlang untuk komunitasnya. Dengan mempunyai banyak ide, kita tidak akan kekurangan bahan pembicaraan dalam hal berkomunikasi dengan orang lain. Dengan kemampuan tersebut maka kita memiliki kesempatan besar untuk berpartisipasi sebagai orang yang dibutuhkan dalam kelompok, kita bisa saja menjadi pemimpin dalam suatu kelompok jika kita mempunyai peran besar pada komunitas tersebut. Selain mempunyai ide-ide yang cemerlang kita dituntut juga agar bisa menyampaikan ide yang kita miliki kepada orang-orang dalam komunitas kita. Mempunyai ide tapi tidak bisa menyampaikan ide tersebut akan menjadi ide yang percuma saja. Karena orang mengerti atau tidak pad ide yang kita miliki sanga bergantung dari bagaimana kita menyampaikan ide tersebut. Dengan banyak latihan menulis tentunya kita akan tauh bagai mana merangkati kata-kata menjadi kalimat dan menyusun urutan informasi yang akan kita tuangkan kedalam tulisan kita aga orang lain dapat mengerti dengan mudah informasi yang kita sampaikan lewat media tulisan tersebut. Sama seperti aktifitas menulis, berbicara didepan teman-teman atau forum juga di tuntut untuk dapat menyampaikan informasi yang sistematis agar informasi yang ingin disampaikan mudah dipahami orang lain dengan cepat.

“Sekian dulu ya celoteh saya kali ini….. tunggu celote berikutnya wkwkwkwk”

Hal yang perlu dipelajari saat berumur 20-25 tahun!

Hal yang perlu dipelajari saat berumur 20-25 tahun!

Waktu berlalu dengan cepat. Tampaknya baru kemarin kita berusia 12 tahun, sedang bermain sepeda di sekitar rumah. Saat berusia 22 tahun, banyak yang memutuskan untuk menikah dan berhenti sekolah, dan dengan uang pinjaman yang ada, banyak yang berpikir akan menjadi milioner saat berusia 30 tahun. Atau sejelek-jeleknya usia 35 tahun. Namun pada realitanya, segala sesuatu tidak berjalan semulus rencana.
Jika saat ini anda berusia 40 tahun, ada beberapa hal yang sebaiknya anda katakan kepada diri anda yang sedang berusia 22 tahun.
1. Selesaikan pendidikan anda.
Jangan berhenti. Mungkin anda merasa bosan sekarang, namun jangan sampai anda berada pada situasi dimana anda tidak menyukai pekerjaan anda, namun anda tidak dapat berhenti. Menyelesaikan gelar sarjana akan membukakan anda pintu terhadap lebih banyak kesempatan.
2. Uang tidak membusuk, simpanlah.
Mulailah berinvestasi sejak dini. Berapa banyak barang yang anda miliki untuk menunjukan jumlah uang yang anda habiskan semasa sekolah dan kuliah? Jika anda investasikan separuhnya saja, anda akan memiliki banyak pada masa paruh baya anda. Berinvestasilah sejak dini.
3. Jangan beli rumah pertama yang anda lihat.
Belilah yang termurah dengan lingkungan yang paling baik.

4. Bangunlah sebuah kebiasaan untuk hidup sesuai anggaran.
Hal penting yang harus anda ingat adalah: hidup sesuai anggaran atau budget tidak memenjarakan atau membatasi anda, namun untuk memastikan kebebasan anda suatu saat kelak.
5. Belajarlah untuk ber-negosiasi dalam segala hal.
Belajar negosiasi akan menyelamatkan uang anda dalam jumlah besar. Selalu siap untuk belajar dan keluar dari suatu situasi.
6. Pastikan anda dilindungi asuransi kesehatan setiap saat.
7. Waktu berkualitas di kantor memang penting, namun jumlah waktu anda di rumah-lah yang terpenting.
Bos anda tidak akan perduli dengan keluarga anda. Namun keluarga tetap ada setelah anda lama meninggalkan pekerjaan anda. Jadi sebaiknya utamakan keluarga anda.
8. Jangan dengarkan mereka yang mengatakan bahwa ada jalan singkat menuju kekayaan.
Kekayaan tercipta karena anda berhasil menawarkan sesuatu yang menarik dan bernilai kepada mereka yang memintanya. Pelajaran penting disini adalah: carilah tau permintaan yang belum dipenuhi dan pelajari bagaimana cara memenuhinya.
9. Pastikan pasangan anda memiliki nilai yang sama dengan diri anda.
Hal yang satu ini dapat menjadi penentu kebahagiaan anda. Bicarakanlah dengan pasangan anda, nilai yang penting pada kehidupan anda yang harus diajarkan kepada anak-anak, walaupun anda tidak berencana memilikinya.
10. Belajar membangun jaringan.
Belajarlah untuk terus berhubungan dengan teman lama. Belajarlah untuk meminta pertolongan tanpa terlihat sedang melakukannya. Lihatlah bagaimana orang lain membangun jaringan. Ingatlah, yang penting adalah bukan apa yang anda tau, tetapi apa yang dapat anda lakukan dengan apa yang anda tau. Dan yang lebih penting lagi, bukan siapa yang anda kenal, melainkan siapa yang kenal anda. Belajarlah untuk membangun jaringan tanpa mengharapkan imbalan.
11. Never accept a job just because the pay is higher.
Jangan menerima sebuah pekerjaan hanya karena ia memiliki bayaran yang lebih tinggi. Hidup bukan hanya tentang uang.
12. Percaya, namun pastikan.
Anda dapat percaya dengan apa yang diajarkan, anda dengar, dan baca sewaktu kecil. Namun sekarang, anda terus harus melakukan pengecekan terhadap referensi, menanyakan pertanyaan, dan mencari jawaban. Janganlah menjadi seorang sinis, namun pastikan segala sesuatunya. Pelajaran penting: pastikan anda tau anda sedang berurusan dengan siapa dan apa motivasinya.
Pelajari apa yang memotivasi diri anda. Pelajari apa yang memotivasi pasangan anda dan anak anda. Pelajari apa yang memotivasi teman dan teman kerja anda, bos anda, bos dari bos anda. Jangan pernah berhenti belajar, dan bertumbuh. Pada saat anda mencapai 42 tahun, anda akan menjadi seorang milioner!
silakan kasih tanggapan agan melalui komen yg bermutu

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4360107